Monday, November 4, 2013

~~~ “ RINDU INI MILIKMU ” ~~~

Aku tak pernah membayangkan
Rasa sayang ini tumbuh subur di dalam hati
Aku tak pernah berfikir akan begitu tersiksa seperti saat ini
Engkau telah pergi begitu lama, begitu lama
Aku hanya bisa merasakan tanpa mampu mengatakan
Berat memang, tapi apa mau dikata ?
Kenyataan pahit dan manis akan hadir dalam kehidupan manusia
Termasuk "Aku " .....

Aku yang di belenggu kerinduan dan kesepian setiap saat
Aku yang hanya bisa bertanya dan berharap
Bila kau akan kembali ??
Andai aku punya malaikat cinta
Aku akan meminta padanya untuk membisikan satu kata
bahwa " Rindu Ini Milikmu "

Ketahuilah kasih
Saat sepi bertamu disisi
Terasa hampa mulai menyelimuti
Tanpa adanya dikau kekasih hati

Ketahuilah jua wahai kasih
Tak kan layu rindu ini saat malam tiada berbintang
Aku sukar temui bayanganmu
Karna dikau selalu dimataku menyelinapkan senyuman
Bagaikan dedaun hijau mulai melambai resah disudut malam ku
Aku sendirian..
Sungguh aku tiada kuasa menahan air mata
Bersayap cinta ku rindukan dirimu pujaan ku
Setiap malam merindu menanti hadirmu

Wahai kasih
Di kesunyian ini aku menahan sayu
Membina istana ini sendiri
Hampa aku tanpamu
Aku telah tergoda ingin membuna singgahsana rindu bersamamu
Bilakah akan berakhir rindu dalam gelisah hati ini

Kasih
Kala aku terkedu pilu
Angin memujuk diriku agar bersabar
Lalu membawa diri yang kian mengecil bersama keyakinan
Keyakinan kepada pencipta kau dan aku
Biarpun dikirimkan duri-duri
Aku tetap akan memeluk hati luka ini
Bernanah, berdarah biarkan ia mengalir membawa duka, meresap ke dalam tanah,
Biarkan ia lenyap

Ternyata angin tidak menghampakan
Tika aku memeluk hati luka
Hembusannya tenang terasa seakan disayangi
Walau sakit tapi nyaman, ku biarkan saja, tak mahu perasaan itu hilang
Terkadang lena dalam dakapan hembusan mesranya

Kasih
Dalam tenang memeluk hari luka
Serasa jantung berhenti, tak mahu berdenyut lagi
Dengan rasa itu ia mati, dengan rasa itu ia kembali
Ada rasa getar di dalam jiwa ada rasa ketar yang bergelora
Di sukma perasaan terbenam
Di lubuk hati bilakah akan ku temui jawapan pasti..??

Aku rasa keliru dengan sikapmu
Apakah diri ku yang selama ini kau tunggu
Apakah benar cintamu padaku hanya satu
Usahlah di pertaruhkan harga diri hanya sekadar menunaikan janji
Aku rela bersendiri sama seperti waktu dulu
Sebelum kau hadir dalam hidupku
Sememangnya kebahagiaan tidak pernah berpihak pada diri ku..

Wahai kasih
Salam perjalanan ini
Yang masih aku ingati pada warna-warna keindahan
Pada garis waktu yang entah bila ada penghujungnya
Dalam perjalanan ini
Yang banyak bersimpang-simpang
Tetapi aku masih mengerti tentang nostalgia semalam
Sewaktu bersama denganmu yang banyak memberi ilham akan erti kehadiran


Kasihku
Dalam perjalanan itu
Cuma tinggal memori indah bersama kenangan-kenangan manis
Dan seandainya perjalanan itu sampai di sini
Aku utuskan sebaris puisi syahdu
Ribuan kemaafan aku bermohon tentang bicara semalam
Yang mungkin menyakitkan di luar kehendakku

Dalam perjalanan kita
Yang tiada titik-titik kepastian
Semoga..... akan terus memberi sinar untuk secebis kebahagiaan...
Dan...
Dalam perjalanan ini
Aku teruskan jua biar pun kelam...
Biar pun payah tetap ku teruskan
Moga kan bertemu jua sinar yang aku impikan...





No comments:

Post a Comment